Rating Jelajah Wisata naik

Segala puja dan puji syukur kita panjatkan kepada tuhan seruan sekalian alam.
tidak lupa juga doa dan khidmad kepada seluruh utusan tuhan yang terhampar dijagad raya ini, karena beliau-beliaulah kita bisah keluar dari jaman kebodohan akan aklak, agama, hukum dan pengetahuan menuju kezaman terang benderang yang kita rasakan seperti sekarang ini,
wis sudah basa-basinya. intinya kita semua yaitu Bedul dan Panjul serta jajaran artis Nasional Ibukota yang melibuti Bang Haji Roma Irama, Evitamala, Caca Handika, Elvisukaisi serta seluruh artis yang mungkin tidak bisa saya sebutkan disini, merasa bersyukur karena ranking blog kami ini mulai naik dan seiring bertepatan dengan genapnya artikel kami sebanyak 100 artikel, maka kami akan menginfokan mengenai ranking aleksa kami yang sebelum genap 100 artikel dan sesudah genap 100 artikel.

Alexa Rank dari http://jelajahwisata.blogspot.com/ mulai beranjak naik, dari 9.999.999 mulai beranjak naik ke ranking 6,791,542 per 15 Maret 2011 dan ketepatan dengan penunculan artikel yang ke 40 (empat puluh)
 dan sekarang menjadi 1,902,828 per 30 Mei 2011 dan ketepatan dengan penunculan artikel yang ke 100

Demikian Screan Capturenya:
Alexa Ranking sebelum 100 Artikel

Alexa Ranking sesudah 100 Artikel

Sumber : http://jelajahwisata.blogspot.com/2011/05/rating-jelajah-wisata-naik.html

Bazar Ramadhan 2013

Seperti biasanya setiap memasuki bulan suci ramadhan akan banyak bermunculan kios-kios dadakan diberbagai sudut kota Bima, kios-kios atau stan-stan tersebut di dirikan khusus menjual berbagai menu untuk berbuka, dari Amahami sampai ke arah jalan Soekarno Hatta akan banyak ditemui para penjual menu khas berbuka ini tapi buat kalian yang malas berkeliling silahkan datang aja ke lokasi centralnya di lapangan Merdeka Kota Bima, lokasi ini memang sejak lama menjadi langganan diadakannya bazaar ramadhan oleh Pemerintah Kota.

Sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya 2012 stan yang dibangun berada di sisi barat Lapangan Merdeka, ditahun 2013 ini stan dibangun tepat di depan Museum Kerajaan Bima yang berarti berada diluar area lapangan, agak sempit memang lokasi yang dipilih untuk tahun ini karena berada pada badan jalan tapi walaupun begitu para penjual sangat tertib dalam mengatur barang dagangannya serta bersih dari sampah sehingga indah untuk dipandang.
Buat kalian yang sibuk seharian bekerja dan gak sempat menyiapkan makanan untuk berbuka tidak ada salahnya untuk datang ke bazar ini selain lokasinya mudah dijangkau dengan kendaraan umum dan lahan parkirnyapun luas bagi yang membawa kendaraan pribadi karena bisa diparkir di dalam area lapangan. Di bazaar ini Banyak pilihan makanan bukaan yang dijajakan mulai dari serabi, kolak, es buah, es kelapa muda, es cendol dll, sedangkan untuk makanan beratnya ada pepes ikan, rendang, ayam bakar, sate soto, seafood , makanan khas Bima : doco fo’o, mangge mada, tumi sepi, la’da, kagape dan masih banyak lagi.
Tidak hanya para pemburu kuliner saja yang meramaikan tempat ini, lokasi yang berada tepat di depan Museum Bima membuat sebagian warga memilih untuk bersantai sejenak di area taman museum sambil menunggu waktu berbuka. Dengan adanya tempat seperti ini dibulan ramadhan tentu sangat membantu masyarakat yang membutuhkannya yaa..begitu juga para penjual/pedagang momen puasa menjadi berkah tersendiri untuk mengembangkan usahanya dan tidak ketinggalan juga berkah untuk para tukang parkir…hehe, 
semoga tetap ramai dan lancar hingga akhir bulan ramadhan…

Sumber : http://wisata-bima.blogspot.com/2013/07/bazar-ramadhan-2013.html

7 Tempat Wisata di Purwakarta Untuk Liburan Anda

Tempat wisata di Purwakarta – Bagi anda yang hendak mengunjungi Purwakarta untuk liburan, jangan khawatir tidak bisa menemukan tempat menarik disana karena kabupaten purwakarta memiliki banyak tempat wisata yang menarik dan layak untuk anda kunjungi.

Sekilas Purwakarta

Purwakarta adalah sebuah kabupaten di Jawa Barat yang memiliki luas 971,72 km persegi atau sekitar 2,81 persen dari luas wilayah Provinsi Jawa Barat, Kabupaten ini sangat terkenal sekali dengan makanan khasnya yaitu Sate Maranggi. Berikut ini adalah 7 Tempat Wisata di Purwakarta untuk liburan anda.

Tempat Wisata di Purwakarta

1. Curug Cipurut

Curug Cipurut adalah sebuah air terjun di Purwakarta yang terdiri dari tiga bagian curug dimana air terjun pertama memiliki ketinggian yang cukup tinggi sedangkan dua curug lainnya cukup landai, lokasi air terjun ini terletak di Desa Sumurugul, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta.

2. Waduk Jatiluhur

Tempat wisata di Purwakarta selanjutnya adalah waduk jatiluhur, bendungan dengan sistem limpasan air terbesar di dunia ini tentu saja sudah tidak asing lagi bagi anda. Di waduk jatiluhur ini wisatawan bisa melihat pemandangan waduk atau berkeliling dengan naik perahu. Lokasi waduk ini terletak di Kecamatan Jatiluhur, sekitar 10 km dari pusat kota.

3. Jatiluhur Waterworld

Selain melihat pemandangan di sekitar waduk, di kawasan jatiluhur juga terdapat waterpark yang bisa anda sambangi yaitu Jatiluhur Waterworld. Waterpark di Jatiluhur ini punya beberapa jenis kolam dan juga beberapa jenis kolam yang bisa pengunjung nikmati bersama keluarga.

4. Giri Tirta Kahuripan

Giri Tirta Kahuripan adalah sebuah resort yang menyediakan penginapan sekaligus agro wisata dengan fasilitas andalannya yaitu sky pool atau kolam renang yang dirancang khusus di ketinggian, sehingga wisatawan bisa merasakan berenang seolah-olah diatas bukit sambil menikmati pemandangan. Selain itu disini juga ada sepeda angsa, atv, serta lain sebagainya.

5. Taman Air Mancur Sri Baduga Situ Buleud

Taman Air Mancur Sri Baduga Situ Buleud adalah ikon baru di Purwakarta yang digadang-gadang menjadi air mancur terbesar yang ada di Indonesia, disini anda bisa melihat gerakan air mancur yang seolah-olah menari dengan iringan musik dan lampu yang berwarna-warni. Untuk melihat atraksi air mancur tersebut wisatawan harus datang pada malam minggu.

6. Museum Diorama Bale Panyawangan

Museum Diorama Bale Panyawangan adalah tempat wisata baru di Purwakarta yang sekaligus menjadi museum diorama pertama di Jawa Barat. Di Museum Bale Panyawangan ini wisatawan bisa mengetahui sejarah sunda dan Purwakarta dalam bentuk digital, selain itu disini juga terdapat sepeda onthel berbentuk simulator serta bioskop mini yang menyajikan film dokumenter.

7. Gunung Lembu

Gunung Lembu bisa menjadi pilihan wisata anda di Purwakarta yang menarik, karena dari puncak Gunung Lembu ini wisatawan bisa melihat pemandangan waduk jatiluhur dari ketinggian serta Gunung Parang dan Gunung Bongkok yang berdampingan. Gunung Lembu di Purwakarta memiliki ketinggian kurang dari 1.000 mdpl, lokasinya berada di Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta.

Sumber : http://edged-berlin.blogspot.com/2015/12/7-tempat-wisata-di-purwakarta-untuk.html

Museum Satria Mandala

Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah, itulah kalimat yang sepertinya sangat cocok sebagai lencana untuk di sematkan di depan museum-museum Indonesia, salah satunya adalah museum Satria Mandala, yaitu museum yang menyimpan berbagai saksi bisu deretan sejarah Nusantara Indonesia, serta menggambarkan kiprah sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam rangka merebut dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)dalam waktu yang cukup panjang dengan pengorbanan jiwa dan raga maupun harta benda yang tak ternilai harganya. Cerita dan gambaran Perjuangan bangsa Indonesia dengan kiprah Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai intinya, berjuang secara bahu membahu dalam peta perjalanan bangsa Indonesia. 

Di dalam sejarah, TNI mempunyai peran penting dalam meningkatkan semangat juang dan semangat memperkuat jati diri bangsa serta semangat mempertahankan sendi-sendi serta urat nadi Negara Kesatuan Republik Indonesia. sebagai garda terdepan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, TNI mempunyai sejarah dan latar belakang yang panjang, yang semua itu bisa dituturkan dan digambarkan melalui Museum-museum, monumen, dan bait-bait tulisan sejarah yang hanya segelintir dibandingkan keadaan yang sebenarnya pada waktu masa lalu.

Museum-museum, monumen, dan perpustakaan, menyajikan peninggalan sejarah perjuangan bangsa Indonesia, dalam merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan melalui 
diorama-diorama, peninggalan sejarah dan ribuan saksi bisunya yang menggambarkan tentang kejayaan Nusantara dan cita-cita mempersatukan bangsa tersaji di Museum Keprajuritan Indonesia ini. 
Museum Satria Mandala terletak di Jalan Jenderal Gatot Subroto no.14, Jakarta Selatan. Gedung museum ini sebelumnya dikenal sebagai Wisma Yaso yaitu tempat kediaman Ratna Sari Dewi Soekarno dan tempat Bung Karno disemayamkan sebelum dimakamkan di Blitar, Jawa Timur.
Di museum ini tersimpan berbagai benda sejarah yang berkaitan dengan perjuangan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari tahun 1945 sampai sekarang, seperti aneka senjata berat maupun ringan, peluru dari berbagai jenis ukuran, atribut ketentaraan, panji-panji dan lambang-lambang di lingkungan TNI, kendaraan perang seperti tank dan panser, berbagai jenis pesawat terbang yang masih tampak kewibawaannya pada masa lalu. Satu diantaranya adalah pesawat Cureng yang pernah diterbangkan oleh Agustinus Adisutjipto serta tandu yang dipergunakan Panglima Besar Jenderal Sudriman saat bergerilya melawan penjajah yang konon tandu ini diperkirakan telah menempuh jarak lebih dari 1.000 km.
Di dalam museum terdapat 74 diorama yang menggambarkan peranan TNI dalam membela dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Satu diantaranya adalah diorama yang menggambarkan tentang Pertempuran Surabaya pada tanggal 10 November 1945. Masih dalam kompleks Museum Satriamandala terdapat Gedung Waspada Purbawisesa menyajikan diorama yang menggambarkan perjuangan TNI bersama-sama rakyat menumpas gerombolan separatis pada tahun 60-an. Selain diorama, dipamerkan pula dokumen, peta operasi, dan benda-benda relik lainnya. 
Alamat:
MUSEUM SATRIAMANDALA
Jl. Gatot Subroto Kav.14 Jakarta Selatan 12710 Telp. 021-522 7946
Tiket: Rp 2.500


Sebagai Penutup Pidato Jendral Soedirman 
Sebagai Berikut

Sumber : http://jelajahwisata.blogspot.com/2014/04/museum-satria-mandala.html

Air Terjun Karumbu (nama sementara)


Setelah sebelumnya Kita telah share tentang Air terjun B’ombo Ncera yang berada di wilaya Desa Ncera Kabupaten Bima, sekarang Kita akan terus berjalan lebih jauh lagi menuju daerah pesisir tapi jangan salah…yang kita kunjungi ini bukan pantai melainkan Air terjun juga, yappp…nama tujuan berikutnya ini adalah karumbu Kecamatan Langgudu.

Masih membicarakan Air terjun, dan juga masih searah dengan perjalanan sebelumnya yaitu dari Desa Ncera perjalanan diteruskan hingga memasuki wilayah Kecamatan Langgudu atau jalan lintas karumbu, diperjalanan pemandangan laut dari ketinggian akan terus menemani kita sampai kita benar-benar merapat ke pesisir laut. Sedikit kami ceritakan asal mula ketertarikan kami menuju tujuan kali ini yaitu berawal dari teman kami yang memang tinggal di karumbu yang mengetahui dari anak-anak Desa setempat (kalodu) bahwa ada air terjun yang berada ditengah hutan nahh kemudian kabar tersebut diteruskan kepada kami. Konon air terjun ini juga belum banyak yang tahu lho makanya kami jadi penasaran.

Letak Air terjun ini berada di wilayah Desa Kalodu Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima, sebelum sampai ke air terjun kita harus berjalanan kaki terlebih dahulu dari pemukiman warga Desa kalodu sampai ke air terjunnya memakan waktu kurang lebih 45 menit saja namun medan yang ditempuh sangat-sangat liar…mulai dari berjalan diatas bebatuan tajam sungai sampai memanjat tebing ditepian sungai, pokoknya seru buat kalian yang suka petualang walaupun ini memang terbilang cukup berbahaya, dalam perjalanan tersebut kita seakan dibawa kembali ke masa lalu dimana hutan belum ada yang rusak, semua tumbuhan hidup liar dengan tenangnya bahkan teriknya matahari tidak terasa oleh kami karena dipayungi oleh pepohonan besar,


Penasaran kayak gimana perjalanannya, langsung cekidot aja di bawah ini…

Sekitar pukul 16.00 atau jam 4 sore kamipun sampai ke lokasi tujuan yakni air terjunnya. Masih belum punya nama air terjun ini untuk sementara kita sebut saja Air terjun Karumbu saja…hehe, kesan pertama kali sampai adalah kagum terhadap ciptaan Allah Swt, bebatuan keras  yang berada  dibawah air terjun seperti telah dibentuk oleh air yang bersifat cair! Keren memang, tapi ada ketakutan juga yang kami alami karena lokasi air terjun ini seperti sebuah parit yang dindingnya adalah tebing tinggi bukan seperti sungai pada umumnya yang disisinya adalah tanah atau pasir, sehingga pada saat musim hujan terjadi banjir sangat tidak direkomendasikan deh berkunjung ke tempat ini saat musim hujan!!!

Uniknya lagi air yang mengalir disungai ini sedikit keruh dan rasanya asam aneh gitu dan dibebatuan sisa-sisa jalur air meninggalkan bekas berwarna orange, gak tahu dah airnya mengandung apa sebaiknya jangan diminum…hehe.

Sumber : http://wisata-bima.blogspot.com/2013/07/air-terjun-karumbu-nama-sementara.html

[KULINER] 10 Kuliner Khas Cirebon Mantap…


1.      Nasi Lengko
Nasi lengko ini sangat populer dan dapat ditemukan di berbagai tempat di Kota Cirebon. Bahan-bahan makanan ini cukup sederhana, seperti nasi putih, tahu, tempe, mentimun, taoge, dan daun kucai (seledri) yang kemudian ditaburi bawang goreng serta disiram bumbu kacang dan kecap. Lebih enak lagi jika ditemani kerupuk dan emping.
2.      Nasi Jamblang/Sega Jamblang
Jamblang adalah nama daerah di barat Kota Cirebon tempat nasi jamblang berasal. Sega jamblang menggunakan daun jati sebagai bungkus nasi yang tersaji secara prasmanan. Menunya, antara lain, sambal goreng, tahu sayur, paru-paru, semur hati atau daging, perkedel, satai kentang, telur dadar/goreng, sambal goreng telur, semur ikan, ikan asin, tahu, dan tempe. Makanan khas Cirebon ini awalnya diperuntukkan bagi para pekerja paksa pembangunan jalan raya Daendels dari Anyer ke Panarukan yang melewati wilayah Cirebon, tepatnya di Desa Kasugengan. Sega jamblang saat itu dibungkus daun jati agar bisa tahan lama dan tetap terasa pulen. Daun jati memiliki pori-pori yang membantu menjaga kualitas nasi meskipun disimpan lama.

Nasi Jamblang
Nasi Jamblang (Wikipedia.org)

3.      Tahu Gejrot
Tahu gejrot adalah tahu yang dipotong kecil-kecil dan ditaruh di atas piring kecil yang terbuat dari tanah liat, lalu disajikan dengan bumbu gula merah, cabai, serta bawang merah dan bawang putih yang diulek. Jenis tahu yang digunakan adalah tahu lamping atau tahu sumedang. Rasa tahu gejrot yang manis pedas sangat diminati banyak kalangan. Tak heran penjual tahu gejrot juga banyak ditemui di daerah lain di Pulau Jawa.

Tahu Gejrot
Tahu Gejrot (Wikimedia.org)

4.      Empal Gentong
Empal gentong Cirebon adalah gulai daging sapi yang dimasak dalam gentong berbahan kayu pohon asam selama sekurangnya lima jam. Hal ini berguna untuk menciptkan rasa legit dan daging yang empuk. Kuahnya mirip soto. Empal ini disajikan dengan nasi atau lontong. Zaman dahulu, daging yang digunakan adalah daging kerbau. Empal ini ditaburi daun kucai, sambal kering, dan kerupuk rambak. Ada banyak pedagang empal gentong yang tersebar di seluruh Kota Cirebon.

Empal Gentong
Empal Gentong (Wikipedia.org)

5.      Docang
Docang adalah makanan khas Cirebon yang terdiri atas lontong, daun singkong, taoge, kerupuk, dicampur dengan sayur dage atau tempe gembos yang dihancurkan serta diberi parutan kelapa muda. Makanan ini punya rasa khas yang gurih dan nikmat jika disajikan dalam keadaan panas atau hangat. Harga docang pun relatif terjangkau oleh semua kalangan. Di Cirebon, docang populer sebagai hidangan sarapan pagi.

Docang
Docang (cirebon-site.blogspot.com)

6.      Bubur Sop
Bubur sop adalah bubur yang berisi kol, daun bawang, dan tauco yang diberi kuah sop yang ditaburi ayam suwir serta kerupuk. Boleh dikatakan, makanan ini merupakan kombinasi dari bubur ayam dan sayur sop. Biasanya, bubur sop hanya dijual pada malam hari.

Bubur Sop
Bubur Sop (cirebon-site.blogspot.com)

7.      Kerupuk Melarat
Melarat berarti miskin. Kerupuk ini adalah khas Cirebon yang biasanya disajikan dengan menambahkan sambal asam. Kerupuk ini biasanya dikemas plastik dan diberi tali rapia beragam warna. Warna kerupuk ini juga beragam: merah muda, kuning, putih, dan hijau. Kerupuk melarat digoreng tanpa minyak goreng melainkan pasir yang sudah dibersihkan, dikeringkan, dan diayak.

Kerupuk Melarat
Kerupuk Melarat (Wikipedia.org)

8.      Mi Koclok
Mi koclok adalah mi kuning yang disajikan dengan taoge, kol, suwiran daging ayam, telur, kemudian disiram dengan kuah santan. Makanan ini harus disajikan panas-panas sebab tidak enak jika dimakan dingin.

mi koclok
Mi Koclok (cirebonkuliner.com)

9.      Sate Kalong
Sate kalong bukan berarti bahan yang digunakan daging kelelawar melainkan daging kerbau. Disebut sate kalong karena hanya dijual mulai magrib hingga larut malam. Cara berjualan sate ini menggunakan genta yang berbunyi khas. Bebunyian ini dikenal dengan nama ‘klonongan’. Genta biasanya dipasang di leher kerbau. Cara penyajiannya, daging kerbau yang sudah diolah dengan bumbu ditusuk dengan sujen. Ada dua rasa sate kalong, yaitu manis dan asin.

Sate Kalong
Sate Kalong (tokooleolehkhascirebon.blogspot.com)

10.  Teh Poci
Sekilas teh ini tidak berbeda dengan teh pada umumnya. Teh poci memiliki rasa yang alami dan disuguhkan dengan menggunakan sejenis teko yang terbuat dari tanah liat (poci) dan gula batu. Teh poci biasanya menggunakan teh hijau melati yang mengeluarkan aroma khas dan disajikan di pagi atau sore hari dengan ditemani makanan kecil. Minuman ini sangat disukai masyarakat sebagai minuman khas. Secangkir teh poci menjadi sebuah salah satu kegiatan penting para wisatawan yang berkunjung ke Cirebon.

Teh Poci
Teh Poci (wikipedia.org)

Sumber : http://traveloista.blogspot.com/2015/11/kuliner-10-kuliner-khas-cirebon-mantap.html

1st Month Traveloista.Com

1st Month Traveloista.com

Memasuki masa non paid campaign dimana disini di analisa sebarapa banyak Return Visitor tanpa Campaign Paid..mengandalkan Refferal dan Organic Search

Let we will see next week..is it Growth??? Hope So..

Our Alexa Rank Almost trough 400.000…Great..

Sumber : http://traveloista.blogspot.com/2015/02/1st-month-traveloistacom.html

Curug Seribu

Curug, atau dalam bahasa indonesia yang berarti air terjun. Curug Seribu atau Air Terjun Seribu ini memiliki ketinggian air kurang lebih 100 meter dengan curahan air yang besar. Sumber air curug berasal dari Gunung Salak dan mengalir mengikuti arah Sungai Cikuluwung, Curug Seribu adalah air terjun terbesar di Taman Nasional Gunung Salak. Sempat berbincang-bincang dengan warga sekitar, dinamakan Curug Seribu dikarenakan dinding-dinding batu air terjun utama juga dikellingi air terjun-air terjun kecil atau kalau dilihat seperti tetesan-tetesan air yang mengalir dan jumlahnya sangat banyak, apalagi saat musim penghujan, sehingga pantas dinamakan Air Terjun Seribu, Air Terjun Seribu termasuk dalam Kawasan Wisata Gunung Salak Endah dan di bawah naaungan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.  

Lokasi

Terletak di Desa Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, PropinsiJawa Barat. Peta dan Koordinat GPS: 6° 42' 24.77″ S  106° 40' 58.62″ E 

Aksesbilitas

Kurang lebih berjarak 38 km dari kota Bogor hingga Pintu Gerbang Kawasan Wisata Gunung Salak Endah dan dari pintu gerbang ini berjarak lebih kurang 3 km hingga tiba di pintu masuk Curug Seribu, sebelum masuk anda bisa beristirahan diwarung sekitar pintu masuk atau yang menggunakan mobil bisa parkir disini, tepatnya disamping jembatan gantung yang hanya bisa dilalui dua orang secara bersamaan.  Dari jembatan gantung ini dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak sekitar 1 km menuju lokasi Curug Seribu.  Kondisi jalan ke lokasi ini naik turun, curam dan licin dengan waktu tempuh relatif berbeda.
Bila anda menempuhnya dengan berlari-lari sedang, kurang lebih yang dibutuhkan sekitar 30 menit, bila anda menempuhnya dengan berjalan normal kira-kira dibutuhkan 1 jam untuk mencapai ke lokasi Curug Seribu. saran saya, sebaiknya dalam perjalanan dibuat sesantai-santainya sehingga tidak perlu memaksakan otot-otot tubuh, toh takkan lari curug seribu dikejar, tapi karena rasa penasaran yang selalu berkobar untuk secepatnya melihat Curug Seribu membuat gerak kaki semakin cepat, sehingga waktu kembali pulang, energi sudah terkuras habis, belum lagi ketika dialiran sungai Curug Seribu anda khilaf dengan kejernian dan kesegaran airnya sehingga tak kuasa membuat anda berbasah-basah ria didalam air dan bermain-main hingga kelelahan.

Fasilitas


Di obyek wisata ini terdapat beberapa fasilitas yang dapat dinikmati pengunjung antara lain MCK, camping ground,shelter,dan warung makan.




Selain Curug Seribu masih ada curug-curug lain di kawasan ini. Semua curug tersebut terletak dekat dengan jalan raya sehingga mudah dijangkau.

Dan ingat, jangan buang sampah sembarangan.

Sumber : http://jelajahwisata.blogspot.com/2014/03/curug-seribu.html

Pantai Pantai Keren Untuk Surfing di Bali


Dengan Ombaknya yang teratur dan tidak terpengaruh oleh segala musim pantai Bali menjadi surga para surfer setelah Pulau Nias. Bali terletak di pusat Indonesia, Bandara Internasional pun telah dibangun di Bali, sehingga orang asing yang akan pergi ke bali sangat mudah. Mereka bisa menggunakan penerbangan langsung dari negara mereka.

Bali memiliki pantai indah dengan gelombang yang bagus untuk berselancar. Pantai di Bali sangat cocok untuk berseselancar atau surfing dan memiliki tingkat variasi banyak dari pemula sampai profesional seperti pantai kuta bali.

Mau Paket Wisata Bali Gratis?

Berikut Pantai Terbaik Untuk Berselancar di Bali

Pantai Kuta Bali

Pantai Kuta Bali terletak di daerah Badung, 3 km dari bandara Internasional Bali. Pantai Kuta memiliki gelombang kecil yang bagus dan dengan area yang berpasir sangat cocok bagi surfer pemula. Di Sekitar pantai banyak di bangun resort, restaurant, hotel, maupun cafe. Di sekitar pantai juga banyak para beach boy yang menawarkan jasa penyewaan papan maupun latihan selancar.

Pantai Padang Padang

Pantai Padang padang terletak di daerah Uluwatu. Villa dan resor dengan Arsitek Bali telah banyak bermuculan di Uluwatu. Tempat untuk surfing terletak di bawah karang dengan pantai menghadap ke laut Hindia. Pantai Padang padang memiliki gelombang besar yang bagus dan cocok untuk peselancar profesional. Di sekitar pantai terdapat surfing camp dengan fasilitas lengkap. Pantai padang padang sudah sangat terkenal di manca Negara.

Dream Land

Dream Land merupakan sebuah realestate di daerah desa Pecatu. Dream Land dan pantai padang padang terletak di satu garis pantai. Terletak 2 km dari pantai padang padang dan 10 km dari Bandara Ngurah Rai Bali International Airport. Kita dapat melihat indahnya matahari terbenam dari Pantai. Tipe gelombang dari Dream Land sangat cocok untuk peselancar professional.

Pantai Uluwatu

Pura Uluwatu sangat terkenal di dunia. Pura Uluwatu terletak di bukit Pecatu.Uluwatu memiliki pantai yang indah dengan ombak besar yang baik untuk peselancar profesional. Seperti padang padang pantai, Uluwatu dan Dream land terletak di satu garis pantai yang sama. Untuk pergi ke pantai, kita harus melalui turunan tangga dari bukit Uluwatu. Untuk pergi ke Pantai Uluwatu hanya 5 menit dari Pura Uluwatu, dan 10 Menit dari Pantai Padang padang.

Pantai Serangan

Pantai Serangan terletak di Pulau Serangan, berjarak 5 km dari kota denpasar. Untuk dapat pergi ke Pulau Serangan menggunakan perahu dari pelabuhan Benoa atau Tanjung Benoa. Surfer dapat menikmati kehidupan dalam laut dengan bersnokling atau menyelam dan menikmati makanan laut yang dilayani oleh kafe yang dibangun di Pulau Serangan.

Pantai Canggu

Pantai Canggu memiliki ombak besar para surfer local dan asing pergi ke pantai Canggu untuk mencari petualangan yang baru. Canggu terletak di desa Kerobokan, berjarak 10 km dari Kota Denpasar. Sangat mudah untuk pergi ke sana, kita dapat menggunakan sepeda motor untuk pergi ke pantai Canggu. Resort, kafe, dan vila sudah dibangun untuk menikmati pemandangan pantai Canggu

Pantai Medewi

Pantai Medewi terletak di daerah Pantai Bali bagian barat. Medewi terletak di Jembrana kota, berjarak 70 km dari denpasar kota. Perjalanan kesana dapat kita tempuh dalam waktu 2,5 jam dari Kota Denpasar. Resort dan hotel sudah dibangun di daerah ini.

Wisata Bali TerMurah

Sumber : http://traveloista.blogspot.com/2015/03/pantai-pantai-keren-untuk-surfing-di.html

Cimayang Pesona Banten

Pulau Cimayang, Pulau dengan air terjun mungil dan pantai pasir putih yang sangat bersih. Pepohonan besar tumbuh gagah perkasa diselingi pepohonan kecil dan hamparan perdu sebagai isyarat bahwa kawasan ini masih perawan.
Setelah terpampang di depan kami pemandangan pepohonan hijau dihiasi air laut yang biru maka segera  jangkar diturunkan, entah kenapa hati saya meledak ledak tidak karuan, seolah-olah tidak sabar ingin menyusuri pantai pasir putih  dan mencari air terjun mungil yang diceritakan awak kapal ketika dalam perjalanan.

Setelah kapal turun jangkar, saya segera bergegas menggunakan alat senorkling dan segera berenang menuju pulau Cimayang  Jarak antara kapal yang diparkir dengan pulau kurang lebih lima puluh meter, tanpa berfikir panjang, kami menjangkau bibir pantai dengan senorkling. Ayunan ombak yang menuju pulau membuat pergerakan saya jadi lebih cepat sampai di Pulau Cimayang.

Cimayang, tak saya hiraukan apakah ini nama pulaunya atau nama air terjunnya, yang jelas setelah mendaratkan kaki di bibir pantai yang putih bersih ini, saya terperangah dengan melihat pepohonan yang rindang dan pantai yang bersih dan semoga selamanya pantai ini bersih dan rindang…..Aamiiin.
Pepohonan besar menutupi permukaan pasir dari sengatan sinar matahari dan sinar matahari seolah hanya menerobos bagian terkecil dari rindangnya dedaunan pohon-pohon yang besar itu, sehingga, terasalah keasrian pulau Cimayang dan keteduhan alam yang aduhai di pulau ini. Kami  menyusuri pantai pasir putih yang bersih di bawah naungan pepohonan rindang dan ranting-ranting perkasa yang menjorok menghadap lautan, kami segera menjelajah tepian pantai untuk menemukan air terjun yang airnya langsung jatuh ke tepian pantai.
Tak lebih dari lima menit kami segera menemukan Air Terjun yang mungil nan menggemaskan itu, segeralah kami mandi dan membersihkan diri dari air laut yang lengket, beuuuh airnya sungguh suegeeerrr!!!!! Dan tak lama kemudian kami mencoba meminumnya…..cegluk….cegluk… airnya bersih sejuk dan seugerrrr!!!!!, sungguh benar-benar dasyat. Ini judulnya sambil mandi minum air, sambil bersantai menikmati pemandangan serta lautan, sungguh benar-benar semua panca indra dimanjakan dan gak mau rugi.
Rasa penasaran akan airterjun mungil yang menggemaskan sudah terobati dan saatnya kembali ke kapal. Tapiiiii semua itu tertunda gara-gara melihat sapuan ombak yang begitu tenang namun kuat sehingga bisa menyeret kita ketepian sampai kurang lebih sepuluh meter, wuuuiiihhh dasyaaat. Keinginan kembali ke kapal kami urungkan sejenak dan kami putuskan untuk bermain-main dengan ombak yang lucu ini. Siap-siap pasang badan menungguh ombak yang besar, dan ketika ombak datang segera kami meloncat untuk sengaja dihantam menuju ketepian, wuuueess sampailah kita ketepian kurang lebih sepuluh meter dan terseret lagi oleh ombak -+ 3 meter, kegiatan ini kami ulangi sambil ketawa-tawa dan supeeer asyik banget.coba bayangkan, anda terhempas diatas pasir yang datar sepanjang sepuluh meter dan terseret lagi, hadeeh, sepertinya kata-kata saya tak cukup untuk menggambarkan kegilaan dan keasyikan ini. Tiba – tiba saya tersadar seperti anak kecil saja bermain-main ombak, tapi seumur umur baru kali ini ombak yang membuat saya sungguh aduhai sehingga permainan ombak ini bisa saya kasih judul “dalam buaian timangan ombak Cimayang” halah opoooo iku.
Badan sudah terasa capek dan akhirnya harus kembali ke kapal, dan baru sadar ada beberapa kapal yang sudah menurunkan jangkar, pantesan orangnya kok jadi banyak. Jaket pelampung, sepatu katak dan senorkel sudah terpasang serta drybag sudah terselempang, mulailah saya menuju kapal bersama-sama. Dalam perjalanan menuju kapal, tiba-tiba ada sepasang lelaki yang mendekati saya dengan keadaan yang satu tidak pake pelampung tapi menggunakan sepatu katak dan yang satunya teman sekapal saya yang cuman pakai pelampung dan tidak memakai sepatu katak dan saya pun langsung tanggap mendekati mereka untuk memberi pertolongan karena sudah terlihat bahwa si tidak berpelampung sangat pucat dan kecapean dan si berpelampung sangat kesusahan bergerak karena tidak memakai sepatu katak serta menopang si tidak berpelampung. Entah alasan apa yang membuat anak ini tidak memakai pelampung dan hanya memakai sepatu katak, pakah dia ingin menguji ketangkasannya dalam berenang?, apakah dia ingin menguji kekuatannya bertahan di air? Atau dia ingin unjuk diri supaya tersohor? (halah, itu mah benak kita sendiri, belum tentu orang lain berfikir seperti apa yang kita fikirkan) atauuu bisa jadi dia kehabisan pelampung di kapalnya (kalo ini menurut saya malah tidak mungkin). yang jelas, kita kembali ketujuan kita masing-masing, tujuan kita untuk uji nyali atau untuk senang-senang? Ini alam yang luas loh, tidak bisa kita prediksi dan semua bisa terjadi, mending persiapkan diri sebaik-baiknya. Meneruskan cerita yang tadi, akhirnya, saya pegang pelampung rekan sekapal saya pas bagian bahu dan saya seret sembari si tidak berpelampung menunggangi tangan saya yang menyeret si berpelampung, saya ajak canda-canda mereka untuk menghilangkan kepanikan yang terjadi sebelumnya itupun setelah saya merasa benar-benar aman, secara perlahan mengikuti arus ke kapal, mereka saya ajak canda dan ngobrol untuk membuat mereka lebih rilex dan gak panic, karena semakin panic seseorang akan semakin sulit dikendalikan dan akan berontak, ingat, kita bermain dengan alam, jangan sekali kali melawan alam tapi mencobala untuk tenang dan bersatu dengannya. Setelah tenang si berpelampung cerita kalo tadi melihat sitidak berpelampung kecapean dan akhirnya dia tolong dan memcoba cari pertolongan lainnya, hihihihi geli sekaligus keren, berbeda kapal dan sekali ketemu tapi rasa tolong menolongnya serta ikatan batin sesama pejalan sangat kuat, tapi entahlah, siapa tau mereka homoan yang lagi tengkar dan pisah kapal yang sebetulnya sudah punya ikatan batin yang sudah kuat. Tanpa disadari sudah dekat dengan kapal dan si tidak berpelampungpun langsung bilang “sudah mas, sampai sini saja, itu kapal saya” sambil berpisah dengan kami dan berenang menuju kapalnya dengan “sok sok” gagah, dalam hati saya, cie-cieeee udah segeran niih hehehehe, tau gitu, gw tinggal lw di Pulau Cimayang.
Tak disangka, teman teman dari atas kapal memperhatikan saya waktu saya menyeret dua orang sekaligus tadi. Mereka bertanya-tanya, “kenapa orang tadi?” “kenapa tadi?” “dia tadi gak kuat balik ke kapal ya?”. Dengan sok sombong saya berdiri tegap dan bilang “ gak tau tuh, dia tuh (sambil menunjuk si berpelampung) yang tadi nolongin anak tadi (si tidak pakai pelampung)” jawab saya sambil berjalan dengan gagah, padahal saya nahan betis saya yang kram dan berasa mau meledak nih betis, hadeeeh.
Note: Kenali Kekuatanmu dan Kenali Alammu, Bersahabatlah dengan alam dan jangan menguji atau menantangnya karena kita tidak akan tahu takaran alam sebenarnya.

Sumber : http://jelajahwisata.blogspot.com/2015/10/cimayang-pesona-banten.html